5 Tips Mengurangi Konsumsi Garam Untuk Menurunkan Berat Badan

Makan makanan tanpa garam bisa mengurangi cita rasa makanan tersebut. Tetapi, ternyata mengurangi konsumsi garam juga bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk menurunkan bberat badan loh. Di jelaskan bahwa garam bisa membuat tubuh menyerap banyak air sehingga menyebabkan kenaikkan berat badan.

Kondisi ini juga akan menyebabkan tubuh jadi terasa membengkak setelah mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan garam. Mengonsumsi makanan yang mengandung garam juga bisa membuat seseorang makan lebih banyak sehingga berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Di lain sisi, ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan kalau konsumsi garam tak mempengaruhi pertambahan berat badan. Walaupun masih ada pendapat yang berbeda, namun mengurangi konsumsi garam bisa membuat tubuh jadi lebih sehat serta menghindarkan dari beberapa penyakit. Seperti stroke, penyakit jantung, sampai gangguan autoimun. Lalu, bagaimana sih cara mengurangi konsumsi garam? Yuk simak.

1.Menghilangkan Garam Tambahan Jika Memungkinkan / Mengganti Garam dengan Bumbu Lain

Mengurangi atau tak menggunakan garam sama sekali saat memasak sangat di sarankan. Walaupun awalnya terasa tak terlalu enak, namun lidah akan semakin terbiasa saat sering memasak dengan garam yang lebih sedikit. Garam memang akan membuat makanan terasa lebih enak.

Namun, beberapa bumbu penggantu garam tetap bisa memberikan cita rasa yang sama atau bahkan lebih baik. Beberapa bumbu yang disarankan untuk menggantikan garam adalah lada hitam, bawang putih, jahe, cabai, jeruk nipis, hingga tomat. Cari juga resep makanan yang berfokus pada diet rendah garam jika diperlukan.

2.Menambah Konsumsi Makanan Segar

Sayuran serta buah mempunyai kandungan garam yang lebih rendah di bandingkan jenis makanan lainnya. beberapa jenis daging segar, daging ayam segar atau beku juga biasanya mempunyai kandungan garam yang rendah. Tetapi tetap penting untuk memperhatikan labelnya agar tahu besarnya kandungan garam yang di miliki.

3.Mengurangi Frekuensi Makan di Luar

Makan makanan yang di beli di luar bisa meningkatkan konsumsi garam karena kita tak bisa mengatur banyaknya garam yang di gunakan. Selain mengurangi frekuensi makan di luar, memperhatikan bahan – bahan yang secara alami mengandung garam juga di sarankan agar bisa menghindarinya.

4.Perhatikan Konsumsi Obat – Obbatan

Beberapa jenis obat larut atau yang berbuih, termasuk suplemen, pereda rasa nyeri, dan obat untuk gangguang pencernaan, mungkin mempunyai kandungan garam yang tinggi. Salah satu alternatif yang bisa di coba adalah dengan mengganti konsumsi obat – obatan tersebut ke tabelt yang tak mudah larut. Di sarankan juga untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum mengganti konsumsi obat – obatan tertentu.

5.Memilih Produk Rendah Sodium

Memperhatikan label kandungan sodium atau garam yang di miliki oleh suatu produk makanan juga penting untuk menghindari konsumsi garam berlebih. Di sarankan juga untuk membaca label nutrisi pada produk makanan atau memilih produk makanan yang mempunyai label rendah garam.

Itulah beberapa tips untuk mengurangi asupan garam yang bisa kalian coba lakukan. Tips ini akan sangat berguna untuk kalian yang saat ini sedang menjalani program diet namun tak tahu harus mulai dari mana. Semoga bermanfaat.

Tulisan ini dipublikasikan di Kesehatan Fisik. Tandai permalink.